aku masih mengingat tentang bagaimana kita bertemu
aku masih mengingat tentang ciuman pertama kita
diluar sana sangat dingin
angin terburu-buru berlari kesana-kemari
kurasa ia bertekad menerbangkan orang yang berjalan di pinggir, sendirian
tapi kurasa ia juga bertekad mengeratkan tubuh kita
kurasa ia bertekad menerbangkan orang yang berjalan di pinggir, sendirian
tapi kurasa ia juga bertekad mengeratkan tubuh kita
agar bertumpu
membikin suatu bebunyian yang kasar
yang banyak disuka
aku tersenyum
wajahmu memang wajah kebanyakan, wajah manusia
tapi entah ada selimut yang menyembunyikan sesuatu disana
membuatku memburu
bagaimana engkau mendekatiku, lalu berbisik perlahan
lambat laun mengejar, meraba bibirku
dan lalu rasanya basah, lengket, lalu berlanjut....
No comments:
Post a Comment